Liga InggrisUnai Emery mulai kehilangan dukungan sebagai pelatih Arsenal. Seiring hasil-hasil buruk yang didapatkan oleh The Gunners, rumor pemecatan Emery pun terus menguat. Emery dianggap sudah tidak pantas lagi berada di kursi manajer Arsenal.

Musim ini merupakan musim kedua Emery sebagai bos Arsenal, namun sejauh ini masih belum ada tanda-tanda perkembangan yang siginifikan. Arsenal masih sama, punya masalah yang sama seperti tahun-tahun terakhir Arsene Wenger menjabat sebagai manajer.

Emery sebenarnya punya riwayat karier impresif. Dia jadi penguasa Liga Europa bersama Sevilla, kemudian membuktikan kebolehannya di Paris Saint-Germain. Namun, beberapa kekurangan Emery perlahan terbongkar.

Emery mungkin ingin bersikap adil dan memberi kesempatan untuk setiap pemain, tapi keputusan ini justru menuntunnya pada keputusan keliru lainnya. Pada pertandingan-pertandingan penting, Emery sering menurunkan pemain-pemain yang mungkin kualitasnya di bawah standrat.

Dia memilih kombinasi bek yang meragukan, sering merombak sektor tengah, dan menurunkan pemain-pemain muda ketika ada pemain senior yang siap bermain. Sederet keputusan aneh Emery ini berdampak buruk pada hasil pertandingan Arsenal.

Analis Premier League, Mike McGrath, berkomentar bahwa sederet keputusan aneh yang dibuat oleh Emery itu bisa saja membuat pria berkebangsaan Spanyol ini kehilangan jabatan sebagai bos Arsenal.

“Ada beberapa kesalahan yang dia lakukan sebagai manajer. Kesalahan dalam memilih kapten itu adalah tanda kelemahan, kemudian jika Anda berperan sebagai pelatih dan ada pemain terrmahal dalam klub, Anda harus menemukan tempat untuknya,” tutur Mike McGrath seperti yang dilaporkan dalam info sepakbola terupdate.

Walaupun demikian, McGrath menilai bahwa Emery masih pantas diberi kesempatan. Dia merasa Emery layak memperoleh waktu yang lebih banyak, pasalnya skuad Arsenal di musim ini sudah cukup kuat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *