Liga InggrisArsenal dipaksa bermain imbang 1-1 di kandang klub Portugal Vitoria Guimaraes. Defender The Gunners, Shkodran Mustafi seperti mempertanyakan taktik manajer tim, Unai Emery.

Arsenal berkunjung ke Estadio Dom Afonso Henriques untuk melakoni pertandingan Grup F Liga Europa, Kamis (7 November 2019) dinihari WIB. Kebuntuan dialami the Gunners di hampir sepanjang pertandingan, sebelum Mustafi membuka skor di menit ke-80.

Akan tetapi, kemenangan Arsenal yang sudah didepan mata hilang begitu saja. Bruno Duarte berhasil mencetak gol balasan untuk tim tuan rumah di masa injury time. Di pertandingan ini, Mustafi bertandem dengan Rob Holding dan Sokratis dalam skema tiga bek. Padahal, Emery belakangan lebih imbangng memakai sistem dengan skema empat bek.

Mustafi mengatakan, satu angka yang dibawa pulang oleh Arsenal tidak lepas karena sulitnya mendapatkan ritme bermain karena strategi yang asing. “Kami bermain dengan tiga bek, sistem yang sangat asing untuk kami. Jadi kami butuh waktu untuk mendapatkan ritme,” kata Shkodran Mustafi dikutip Mirror.

Baca Juga : Arsenal Stagnan, Suara Pemecatan Emery Mulai Digengunkan Fans

“Di babak pertama, permainan kami tidak seperti biasanya. Saya pikir kami sedikit lebih baik di babak pertama, mendapatkan ritme yang lebih baik, melakukan operan yang lebih baik.”

Hasil tersebut melanjutkan puasa kemenangan Arsenal menjadi empat pertandingan secara berturut-turut. Sekalipun Meriam London masih ada di puncak klasemen sementara grup usai mengumpulkan 10 poin, unggul empat poin dari Eintracht Frankfurt yang baru akan bertanding malam ini waktu setempat.

“Kami herus tetap menguasai keadaan. Semua orang memang ingin tampil dan memberikan segalanya, terkadang jika motivasi anda terlalu besar, justru akan membuat sulit,” demikian ungkap Shkodran Mustafi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *