Arsenal Diimbangi Vitoria Guimaraes, Mustafi Keluhkan Strategi Emery

Liga InggrisArsenal dipaksa bermain imbang 1-1 di kandang klub Portugal Vitoria Guimaraes. Defender The Gunners, Shkodran Mustafi seperti mempertanyakan taktik manajer tim, Unai Emery.

Arsenal berkunjung ke Estadio Dom Afonso Henriques untuk melakoni pertandingan Grup F Liga Europa, Kamis (7 November 2019) dinihari WIB. Kebuntuan dialami the Gunners di hampir sepanjang pertandingan, sebelum Mustafi membuka skor di menit ke-80.

Akan tetapi, kemenangan Arsenal yang sudah didepan mata hilang begitu saja. Bruno Duarte berhasil mencetak gol balasan untuk tim tuan rumah di masa injury time. Di pertandingan ini, Mustafi bertandem dengan Rob Holding dan Sokratis dalam skema tiga bek. Padahal, Emery belakangan lebih imbangng memakai sistem dengan skema empat bek.

Mustafi mengatakan, satu angka yang dibawa pulang oleh Arsenal tidak lepas karena sulitnya mendapatkan ritme bermain karena strategi yang asing. “Kami bermain dengan tiga bek, sistem yang sangat asing untuk kami. Jadi kami butuh waktu untuk mendapatkan ritme,” kata Shkodran Mustafi dikutip Mirror.

Baca Juga : Arsenal Stagnan, Suara Pemecatan Emery Mulai Digengunkan Fans

“Di babak pertama, permainan kami tidak seperti biasanya. Saya pikir kami sedikit lebih baik di babak pertama, mendapatkan ritme yang lebih baik, melakukan operan yang lebih baik.”

Hasil tersebut melanjutkan puasa kemenangan Arsenal menjadi empat pertandingan secara berturut-turut. Sekalipun Meriam London masih ada di puncak klasemen sementara grup usai mengumpulkan 10 poin, unggul empat poin dari Eintracht Frankfurt yang baru akan bertanding malam ini waktu setempat.

“Kami herus tetap menguasai keadaan. Semua orang memang ingin tampil dan memberikan segalanya, terkadang jika motivasi anda terlalu besar, justru akan membuat sulit,” demikian ungkap Shkodran Mustafi.

Arsenal Stagnan, Suara Pemecatan Emery Mulai Digengunkan Fans

Liga InggrisUnai Emery mulai kehilangan dukungan sebagai pelatih Arsenal. Seiring hasil-hasil buruk yang didapatkan oleh The Gunners, rumor pemecatan Emery pun terus menguat. Emery dianggap sudah tidak pantas lagi berada di kursi manajer Arsenal.

Musim ini merupakan musim kedua Emery sebagai bos Arsenal, namun sejauh ini masih belum ada tanda-tanda perkembangan yang siginifikan. Arsenal masih sama, punya masalah yang sama seperti tahun-tahun terakhir Arsene Wenger menjabat sebagai manajer.

Emery sebenarnya punya riwayat karier impresif. Dia jadi penguasa Liga Europa bersama Sevilla, kemudian membuktikan kebolehannya di Paris Saint-Germain. Namun, beberapa kekurangan Emery perlahan terbongkar.

Emery mungkin ingin bersikap adil dan memberi kesempatan untuk setiap pemain, tapi keputusan ini justru menuntunnya pada keputusan keliru lainnya. Pada pertandingan-pertandingan penting, Emery sering menurunkan pemain-pemain yang mungkin kualitasnya di bawah standrat.

Dia memilih kombinasi bek yang meragukan, sering merombak sektor tengah, dan menurunkan pemain-pemain muda ketika ada pemain senior yang siap bermain. Sederet keputusan aneh Emery ini berdampak buruk pada hasil pertandingan Arsenal.

Analis Premier League, Mike McGrath, berkomentar bahwa sederet keputusan aneh yang dibuat oleh Emery itu bisa saja membuat pria berkebangsaan Spanyol ini kehilangan jabatan sebagai bos Arsenal.

“Ada beberapa kesalahan yang dia lakukan sebagai manajer. Kesalahan dalam memilih kapten itu adalah tanda kelemahan, kemudian jika Anda berperan sebagai pelatih dan ada pemain terrmahal dalam klub, Anda harus menemukan tempat untuknya,” tutur Mike McGrath seperti yang dilaporkan dalam info sepakbola terupdate.

Walaupun demikian, McGrath menilai bahwa Emery masih pantas diberi kesempatan. Dia merasa Emery layak memperoleh waktu yang lebih banyak, pasalnya skuad Arsenal di musim ini sudah cukup kuat.

Zidane Perintahkan Madrid Pertahanakan Isco

Sebuah informasi beredar terkait skuat Real Madrid. Manajer mereka, Zinedine Zidane diberitakan tidak bersedia untuk melepaskan gelandang serangnya, Francisco Román Alarcón Suárez atau Isco ke klub lain.

Sejak pertengahan musim lalu, beredar rumor bahwa Isco akan dijual oleh Real Madrid. Sang pemain dinilai tidak cukup fit untuk memperkuat Los Galacticos karena tubuhnya yang kelebihan berat badan pada saat itu.

Musim ini, jam bermain Isco jarang dimainkan oleh Real Madrid. Alhasil beredar kabar ia akan dijual oleh Zidane ke beberapa klub top Eropa seperti Juventus, Tottenham Hotspur, atau Liverpool.

Namun portal berita bola indonesia mengklaim bahwa rumor itu hanyalah kabar burung saja. Zidane diyakini sama sekali tidak berminat untuk menjual Isco ke klub lain. Menurut laporan tersebut, Isco merupakan salah satu pemain favorit Zidane di Real Madrid.

Zidane disebut sangat menyukai gaya bermain sang gelandang. Manajer berkepala plontos itu Isco sangat cocok dengan skema yang ia pakai di Real Madrid. Untuk Itu Zidane sama sekali tidak berencana untuk berpisah dengan sang gelandang di bursa transfer terdekat.

Laporan tersebut juga mengklaim bahwa Zidane akan bersabar menunggu perkembangan Isco musim ini. Zidane memaklumi bahwa musim lalu kondisi fisik Isco tidak terlalu fit, terutama setelah ia menjalani operasi usus buntu.

Untuk itu Zidane siap memberikan waktu lebih banyak bagi sang gelandang untuk mengembalikan kebugarannya. Jika Isco dirasa sudah fit, ia akan menjadi starter reguler kembali ke skuad Real Madrid musim ini.

Pada akhir pekan kemarin, Isco mendapat kepercayan dari Zidane untuk masuk dalam starting eleven saat Real Madrid berhadapan dengan Real Mallorca. Namun sayang, pada laga itu Real Madrid harus bertekuk lutut dari tuan rumah dengan skor tipis 1-0.

Daftar Kuda Hitam Piala Dunia 2018 dari zona Eropa (Bagian Kedua)

Di artikel sebelumnya, kita mengetahui dua timnas yang masuk daftar kuda hitam Piala Dunia 2018 dari zona Eropa dan kini kita akan mengungkapkan dua timnas berikutnya yang layak untuk diwaspadai. Dan inilah dia.

Kroasia

Timnas Kroasia lolos kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa
Timnas Kroasia lolos kualifikasi Piala Dunia 2018

Memang timnas ini tak memiliki pemain striker setajam timnas Portugal ataupun Polandia didepan gawang namun dengan gelandang papan atas seperti Ivan Rakitic dan Luka Modric mampu memuluskan transisi bola ke lini depan untuk dieksekusi oleh Mario Mandzukic ataupun Ivan Perisic.

Sayangnya tim yang diasuh Zlatko Dalic tak mampu tampil perkasa di babak kualifikasi, dimana mereka meraih enam kemenangan yang ditebus dengan dua kali kekalahan. Dibabak play off mereka pun melemah dimulut gawang namun saat diadu dengan Yunani mereka mampu tampil perkasa dengan skor 4-1 sementara di leg kedua mereka hanya mengimbanginya. Meskipun demikian mereka ingin bersanding dengan Argentina di babak kualifikasi Piala Dunia dan masuk 16 besar, serta melampaui pencapaiannya yang tertinggi di semi final Piala Dunia 1998.

Belgia

Timnas Belgia lolos kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa
Timnas Belgia lolos kualifikasi Piala Dunia 2018

Timans Belgia tak pernah beruntung dalam turnamen Piala Dunia. Mereka pun sempat bermain di semi final namun ditaklukan oleh Argentina pada tahun 1886. Namun kini dibawah asuhan Roberto Martínez serpertinya mereka akan menancapkan kukunya ditahun ini.

Mereka pun sangat perkasa di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa dimana mereka tak terkalahkan dalam 10 pertandingan saat itu, walaupun satu kali imbang. Selain itu mereka mencetak 43 gol dalam fase itu, dimana Romelu Lukaku mencetak 11 gol sementara Eden Hazard dengan enam gol. Mereka berdua merupakan pemain kunci dimana Dries Mertens dan Michy Batshuayi menjadi pelapis mereka . Sementara Marouane Fellaini dan Kevin De Bruyne serta Jan Vertonghen, Vincent Kompany dan Toby Alderweireld akan membantu mengamankan area belakangnya sebelum mencapai Thibaut Courtois.

Demikianlah daftar kuda hitam Piala Dunia 2018 dari zona Eropa bagian kedua. Diantara ke-14 timnas Eropa yang lolos di babak kualifikasi, manakah yang akan meraih Piala turnamen tersebut tahun ini?

 

Daftar Kuda Hitam Piala Dunia 2018 dari zona Eropa (Bagian Pertama)

Empat belas negara dari Eropa telah resmi lolos dari babak kualifikasi dan tergabung dari 32 negara yang ikut Piala Dunia 2018. Mereka adalah Belgia, Kroasia, Denmark, Inggris, Prancis, Jerman, Islandia, Polandia, Portugal, Rusia, Serbia, Spanyol, Swedia dan Swiss. Namun dengan performa mereka saat ini, banyak kuda hitam bermunculan, dimana ada beberapa timnas yang diunggulkan namun bisa berpeluang untuk merebut gelar juara. Dan inilah daftar kuda hitam Piala Dunia 2018 dari zona Eropa bagian pertama .

Polandia

Timnas yang memiliki pemain bintang Robert Lewandowski itu bisa dimasukkan kedalam daftar kuda hitam Piala Dunia 2018 dari zona Eropa. Pasalnya sang pemain sendiri telah mencetak 16 gol dari 28 gol yang melibatkannya dalam 10 pertandingan di babak kualifikasi Piala Dunia zona Eropa dan merupakan top scorer dalam tahap ini. Pencapaian tertinggi mereka adalah mampu bertarung di babak semi final, selama dua kali 1974 dan 1982. Dan mereka berharap Lewandowski mampu membantu mereka meraih gelar Piala Dunia, dan juga meraih Balon d’Or, penghargaan yang sangat diincarnya.

 

Timnas Polandia saat lolos Piala Dunia 2018

Arkadiusz Milik juga diyakini mampu meringankan beban mencetak gol dirinya sementara Kamil Glik dan Łukasz Piszczek akan membantu pertahanan Wojciech Szczesny didepan gawangnya. Dan hal ini bisa menjadi batu sandungan bagi timnas Senegal, Kolombia dan Jepang di grup H, bahkan mereka bisa mulus melangkah untuk masuk 16 besar Piala Dunia tahun 2018.

Portugal

Tentu tak asing lagi dengan timnas yang mempunyai pemain bintang Cristiano Ronaldo. Walaupun terpaut satu gol dengan Lewandoski namun secara keseluruhan permainan rekannya cukup solid. Terlihat di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, mereka mencetak 32 gol dan hanya menelan empat gol saja. Rekannya Andre Silva yang bermain di AC Milan juga telah menyumbangkan 9 gol sementara Rony Lopes memiliki musim yang baik bersama AS Monaco.

Timnas Portugal piala dunia 2018 terbaru
Timnas Portugal piala dunia 2018 terbaru

Walaupun Joao Cancelo, Nélson Semedo dan Luís Neto membantu Rui Patrício dilini belakang, harus membuat Fernando Santos lebh berhati-hati dimana mereka akan berhadapan dengan Spanyol dan iran walaupun Moroko juga tak boleh diabaikan di grup B.  Mereka pun ingin melebihi pencapaian tertinggi mereka di Piala Dunia dimana pada tahun 1966 mereka berada di peringkat ke tiga  dan berharap kejayaannya di UEFA Euro 2016 membuat mereka pantas sebagai kuda hitam dalam Piala Dunia 2018.

Demikianlah daftar kuda hitam Piala Dunia 2018 dari zona Eropa bagian pertama dan simak terus untuk mengetahui daftar kuda hitam Piala Dunia 2018 dari zona Eropa bagian keduanya di situs ini.

 

10 Fakta Menarik Babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa

Setelah kita mengetahui Timnas Eropa yang berpartisipasi di Piala Dunia 2018 di artikel sebelumnya, kini kita kan membahas lebih jauh tentang beberapa fakta yang menarik dalam pertarungan di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa dan berikut adalah ulasannya.

Jerman vs Irlandia utara di Piala Dunia 2018
Jerman vs Irlandia utara di Piala Dunia 2018

  1. Timnas yang selalu mengalami kemenangan adalah timnas Jerman. Mereka merupakan timnas yang paling perkasa diantara ke 54 timnas lainnya karena telah menyabet 10 kemenangan dari 10 pertandingan yang di grup mereka. Timnas Inggris, Spanyol dan Belgia juga tak pernah kalah dalam fase itu namun Inggris sempat dua kali bermain imbang sementara Spanyol dan Belgia masing-masing satu kali imbang.
  2. Timnas yang selalu mengalami kekalahan adalah timnas San Marino, timnas Liechtenstein dan timnas Gibraltar. Mereka selalu mengalami kekalahan bahkan tak pernah bermain imbang. Malta dan Kosovo juga hampir menemani mereka, namun mereka sempat satu kali bermain imbang.
  3. Timnas yang paling banyak mencetak gol adalah timnas Jerman dan timnas Belgia. Kedua kubu telah mencetak 43 gol dalam sepuluh pertandingan artinya setiap bertanding rata-rata mereka mencetak empat gol.
  4. Timnas yang paling sedikit mencetak gol adalah timnas Liechtenstein. Mereka tercatat hanya mampu mencetak gol dalam 10 pertandingan di fase itu.
  5. Timnas yang paling banyak bermain imbang adalah timnas Wales dan timnas Georgia. Timnas yang di komandoi Gareth Bale itu bermain aman dengan lima kali seri dengan empat kali menang. Sementara timnas Georgia lima kali seri dan lima kali kalah.
  6. Timnas yang paling solid di lini belakang adalah timnas Inggris. Mereka mampu menahan serangan lawannya di setiap pertandingan dan hanya kebobolan sebanyak tiga kali saja. Tak ada yang lebih baik dari mereka.

    Inggris vs Skotlandia Piala Dunia 2018
    Inggris vs Skotlandia Piala Dunia 2018
  7. Timnas yang paling rapuh di lini belakang adalah timnas Marino. Dalam 10 pertandingan, mereka menelan 51 gol, yang artinya rata-rata setiap pertandingan mereka akan menelan lima gol.
  8. Timnas yang Paling sedikit memiliki kemenangan namun mampu berhasil memuncaki papan klasemen grup di babak kualifikasi adalah Serbia. Mereka hanya memenangkan enam pertandingan dan tiga kali imbang namun tetap unggul dibanding rivalnya saat itu.
  9. Timnas unggulan yang gagal masuk babak play off kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa adalah Austria, Turki dan Belanda. Norwegia dan Skotlandia juga absen di awal pertarungan mereka.
  10. Timnas unggulan yang gagal masuk babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa adalah Italia dan Yunani, Italia kalah tipis saat menghadapi Swedia dengan agregat 1-0 sementara Yunani harus menepi karena takluk dengan agregat 4-1 dengan Kroasia.

Emil Forsberg saat timnas Swedia menghadapi timnas Italia
Emil Forsberg saat timnas Swedia menghadapi timnas Italia

Demikianlah sepuluh fakta yang menarik dalam pertarungan di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Semoga bisa bisa mempermudah pemahaman tentang turnamen sepak bola terbesar di planet ini.

 

 

Inilah Timnas Eropa Yang Berpartisipasi di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan tak sampai sebulan lagi namun diantara kita masih ada yang belum mengetahui tim nasional mana saja yang akan berlaga di kompetisi tertinggi ajang sepak bola di planet ini, khususnya dari Eropa. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas perjalanan negara Eropa yang berpartisipasi di Piala Dunia 2018 ini hingga mereka lolos ke kualifikasi Piala Dunia dan akan bermain pada bulan Juni mendatang di Rusia.

Pada awalnya ada 52 negara di Eropa yang merupakan anggota UEFA, yang dilibatkan di Piala Dunia 2018 (di luar Rusia yang sudah otomatis lolos ke babak final karena sebagai tuan rumah). namun ditengah perjalanan, ada dua negara yang baru bergabung, tepatnya pada bulan Mei 2016 yaitu Kosovo dan Gibraltar. Dan mereka pun dimasukkan dalam babak kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.

Hijau (lolos kualifikasi Piala Dunia 2018); Biru (delapan dari sembilan runner up terbaik yang melaju babak selanjutnya); Merah (tereleminasi dari kompetisi Piala Dunia 2018)

Kualifikasi itu dibagi menjadi sembilan grup yang terdiri dari enam tim, yang akan bermain di pertandingan kandang dan tandang. Para pemuncak klasemen dari masing-masing grup akan lolos ke babak kualifikasi Piala Dunia zona Eropa sementara peringkat kedua akan dipertandingkan lagi untuk memperebutkan delapan tiket menemani sembilan tim di peringkat pertama di babak kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.

Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa
Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa

Dalam tahap pertama, Prancis, Protugal Jerman, Serbia, Polandia, Inggris, Spanyol, Belgia dan Islandia lolos tanpa babak tambahan.  sementara sembilan peringkat kedua diadu untuk memperebutkan delapan besar, timnas Swedia, Swiss, Irlandia Utara, Republik Irlandia, Denmark, Italia , Yunani dan Kroasia meninggalkan Slovakia diperingkat terakhir. Namun hal ttu belum selesai karena UEFA hanya membutuhkan empat tim untuk menyusul sembilan rivalnya yang lebih dulu lolos ditambah dengan Rusia. Karena itulah delapan tim tersebut diadu lagi. Hasilnya Swiss, Korasia, Denmark dan Swedia lolos ke babak kualifikasi, menginggalkan Timnas Republik Irlandia, Irlandia Utara, Yunani dan juga Italia.

Delapan dari sembilan runner up terbaik yang melaju babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa
Delapan dari sembilan runner up terbaik yang melaju babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa

Setelah menemukan empat belas timnas Eropa yang lolos ke babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, kini mereka disebar lagi untuk dimasukkan dalam delapan grup memperebutkan 16 tiket  menuju perdelapan final turnamen tersebut.

Demikianlah perjalanan timnas dari negara Eropa yang berpartisipasi di Piala Dunia 2018 ini hingga mereka lolos ke kualifikasi Piala Dunia dan akan bermain pada bulan Juni mendatang di Rusia. Sementara untuk melihat 32 negara yang lolos Piala Dunia 2018 klik disini.

 

 

Gagal Masuk Skuat Jerman, Penyerang Muda Ini Memilih Untuk Pensiun Dini

Penyerang debutan Bayern Munchen, Sandro Wagner, merasa sangat kecewa dengan keputusan Joachim Loew yang tidak memasukan namanya di Skuat Timnas Jerman Piala Dunia 2018. Wagner sendiri pada akhirnya memutuskan untuk pensiun dini dari level internasional.

Tak ada yang berbeda dalam rencana Timnas Jerman, dimana mereka tengah mempersiapkan segalanya demi tampil apik di Rusia 2018. Dan baru-baru ini, Loew lewat kesempatan terbuka, memberikan informasi bahwa skuat bayangan Jerman sudah resmi rilis.

Dari total 27 pemain, tidak ada nama Sandro Wagner. Penyerang Bayern Munchen itu posisinya digantikan oleh Nils Petersen yang belum pernah sekalipun merasakan debut internasional bersama Timnas Jerman.

“Dengan ini saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Tim Nasional. Bagi saya ini sudah jelas jika saya tidak masuk dalam rencana tim pelatih. Namun saya selalu terbuka, jujur dan tidak bertele-tele saat mengatakan sesuatu.” cetus Wagner.

“Saya sendiri akan mendoakan teman-teman saya meraih kesuksesan di Rusia dan semoga mereka kembali ke Jerman sebagai Juara bertahan dua kali beruntun di Piala Dunia.” tutup Wagner.

Di Piala Dunia 2018 nanti, Jerman akan melakoni pertandingan perdana Grup F kontra Meksiko pada 18 Juni 2018, setelah itu Jerman akan bertarung dengan Swedia, dan Korea Selatan dalam perebutan satu tiket menuju ke babak 16 besar.

Profil Lengkap Marcos Alonso

Profil Pemain Sepak Bola Lengkap Marcos Alonso

Chelsea mendatangkan sejumlah pemain anyar pada bursa transfer musim panas kemarin, termasuk diantaranya bek sayap asal Spanyol berusia 25 tahun, Marcos Alonso yang ditebus dari Fiorentina. Sang pemain diturunkan manajer Antonio Conte dalam laga terbaru Chelsea kontra Southampton akhir pekan kemarin.

Marcos Alonso Mendoza, atau yang lebih dikenal dengan nama Marcos Alonso, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Madrid, Spanyol yang bermain sebagai wing back bagi klub sepakbola Inggris, Chelsea FC dan bagi Tim Nasional Spanyol di level Internasional. Alonso merupakan salah satu pemain yang didatangkan Chelsea pada musim panas kemarin dan tentu saja atas saran dari sang manajer anyar, Antonio Conte. Adapun, berikut profil Lengkap dan perjalanan karir Marcos Alonso.

Nama Lengkap : Marcos Alonso Mendoza
Nama Akrab : Marcos Alonso
Tanggal Lahir : 28 Desember 1990
Tempat Lahir : Madrid, Spanyol
Tinggi Badan : 1,88 m
Posisi Bermain : bek sayap
Nomor Punggung : 3
Tim Nasional : Spanyol
Klub Saat ini : Chelsea

Perjalanan Karir Marcos Alonso

Alonso, 25 tahun, lahir di kota Madrid, Spanyol, pada tanggal 28 Desember 1990 silam. Dia tergabung dalam tim akademi Los Blancos pada periode 1998 hingga 2008. Bahkan, Alonso juga sempat bermain bagi tim castilla atau tim reserve Real Madrid di tahun 2008, menandai debutnya di level professional.

Sayangnya, karirnya bersama Real Madrid tak bertahan lama, dia resmi dilepas ke Bolton Wanderers pada tahun 2013 silam. Bersama Bolton, Alonso hanya mencatatkan 35 caps dan mencetak lima gol diantaranya sebelum hijrah ke Italia untuk bermain bagi Fiorentina.

Pada tahun 2014, Marcos Alonso sempat dipinjamkan ke Sunderland selama setengah musim. Setelah mencatatkan 85 caps dan mencetak lima gol bagi Fiorentina, Alonso resmi dilepas ke Chelsea pada musim panas kemarin, dan sejauh ini telah mengoleksi 8 caps bersama The Blues. Lihat berita lainnya hanya di http://gebyareuro.com/, Pusat berita bola dunia.

Profil Lengkap Marcelo

Profil Pemain Sepak Bola Lengkap Marcelo

Selain dikenal sebagai sosok defender yang tangguh dalam mengawal lini pertahanan Real Madrid dan Tim Nasional Brazil, pemain kelahiran Rio De Janeiro ini juga dikenal handal dalam membantu lini serang Timnya. Marcelo telah menjadi sosok vital dalam tubuh Real Madrid sejak tahun 2010 silam.

Marcelo Vieira Da Silva Junior, atau yang lebih dikenal dengan nama Marcelo, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Brazil yang bermain sebagai bek kiri bagi klub sepakbola Spanyol, Real Madrid CF dan bagi Tim Nasional Brazil di Level Internasional. Dalam kesuksesanya sejak tahun 2010, Real Madrid memiliki sejumlah penggawa vital dalam tim utama yang tidak tergantikan sampai saat ini, termasuk salah satunya adalah Marcelo. Dan berikut merupakan profil lengkap serta Perjalanan Karir Marcelo.

Nama Lengkap : Marcelo Vieira Da Silva Junior
Nama Akrab : Marcelo
Tanggal Lahir : 12 Mei 1988
Tempat Lahir : Rio De Janeiro, Brazil
Tinggi Badan : 1,74 m
Posisi Bermain : Bek Kiri
Nomor Punggung : 12
Tim Nasional : Brazil
Klub Saat ini : Real Madrid

Perjalanan Karir Marcelo

Marcelo, 28 tahun, lahir di Kota Rio De Janeiro, Brazil pada tanggal 12 Mei 1988 silam. Dia memulai karirnya di dunia sepakbola bersama dengan tim akademi Fluminense pada tahun 2000, kemudian mendapati debutnya di level professional di tahun 2005 bersama dengan tim Senior Klub Liga Brazil tersebut.

Namun, hanya satu tahun berselang, Marcelo sempat beristirahat sementara waktu dari dunia sepakbola sebelum akhirnya resmi direkrut Real Madrid pada tahun 2007. Awalnya, pemain berusia 28 tahun ini sulit bersaing untuk mendapatkan tempat di tim utama, namun perlahan dia turun sebagai super sub dan akhirnya benar-benar menjadi bagian dari Skuat Utama Los Blancos sejak tahun 2009.

Sejauh ini, Marcelo telah mengoleksi 372 penampilan dan mencetak 26 gol diantaranya bagi Real Madrid di semua ajang. Lihat berita bola dan profil lain selengkapnya di http://www.soccerheads2.com/, dijamin paling lengkap.